Pertemuan ke 07 - Dependency dan Normalisasi


Dependensi

Dependenci yaitu gambaran relationship/hubungan, batasan, keterkaitan antara atribut-atribut dalam suatu relasi. Notasi : A àB. Keterangan : A dan B adalah atribut dari suatu tabel. Secara fungsional A menentukan B.

Macam-macam Dependensi
~ Full Functional Dependensi : jika terdapat atribut A dan B dalam suatu relasi dimana B memiliki ketergantungan fungsional penuh kepada A atau B tidak memiliki dependensi kepada subset A.
~ Partially Dependensi : jika atribut dapat dapat dihilangkan dari A dengan ketergantungan yg dipertahankan.
~ Transitive Dependensi : jika A, B, C adalah atribut sebuah relasi dimana AàB dan BàC.

Normalisasi

Normalisasi adalah suatu proses pendapatan struktur tabel yang efisien dan bebas anomali dan mengacu dengan cara data tem dikelompokkan ke dalam struktur record atau juga suatu pembentukan struktur basis data sehingga ambiguity bisa dihilangkan.

Normalisasi diperlukan karena :
~ Optimalisasi dari struktur tabel
~ Meningkatkan kecepatan
~ Menghilangkan pemasukan data yang sama
~ Lebih efisien
~ Mengurangi redundansi
~ Menghindari anomali
~ Integritas data yang meningkat


Langkah Normalisasi


1NF - bentuk normal pertama : suatu keadaan yang mebuat setiap perpotongan baris dan kolom dalam relasi berisi satu nilai saja. Syarat :
- Atribut bernilai banyak
- Atribut komposit

2NF - Bentuk Normal kedua : jika memenuhi 1NF dan semua atribut selai primary key memiliki FD pada primary key. Syarat : jika ada atribut yang tidak memiliki ketergantungan terhadap primary key, maka atribut tersebut harus dipindah atau hilangkan.

3NF - Bentuk Normal Ketiga, jika :
- telah memenuhi bentuk 2NF
- tidak ada non primary key atribut yang memiliki ketergantungan terhadap atribut non primary key yang lain

BCNF - Menghilangkan ketergantungan yang penentunya bukan kunci utama

4NF - Bentuk Normal keempat : menghilangkan lebih dari satu dependensi yang bernilai ganda

5NF - Bentuk normal kelima : mengatasi dependensi ganda

Pertemuan 06 - Relational Query languages

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa khusus yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Relaional Query terdiri dari 2 kategori yaitu Bahasa Prosedural dan non Prosedural.

0 Bahasa Prosedural : Dalam bahasa prosedural, user menginstruksikan ke sistem agar membentuk suatu rangkaian operasi dalam database untuk mengeluarkan hasil yang diinginkan.
0 Bahasa non prosedural : user mendeskripsikan suatu informasi yang diinginkan tanpa memberikan prosedur yang lebih detail untuk menghasilkan informasi tersebut.

Aljabar Relasional adalah suatu kumpulan operasi terhadap relasi dimana digunakan satu atau lebih operasi relasi untuk menghasilkan suatu relasi yang baru.

Jenis-jenis Operasi :
- Operasi Unary : beroperasi pada suatu tabel untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Terdiri dari : select, project, rename.
- Operasi Binary : beroperasi pada beberapa tabel untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Terdiri dari : Cartesian-product, union, set-difference.



SELECTION ( s )
 -> Selection adalah suatu bentuk operasi yang digunakan untuk menyeleksi tupel-tupel yang memenuhi suatu predikat.

PROJECTION ( p )
 ->Projection adalah sebuah operasi unary biasanya yang digunakan dalam memperoleh kolom-kolom tertentu.


Pertemuan 05 - Transformasi Model Data

Sebelum masuk ke materi ada beberapa istilah yang berhubungan dengan transformasi model data yaitu Entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat yaitu himpunan entitas yang dilibatkan dalam ERD dan tidak memiliki ketergantungan dengan himpunan entitas lainnya dan biasanya mempunyai key attribute. Sedangkan Entitas Lemah adalah suatu entity yang keberadaannya tergantung dari keberadaan entity lain dan tidak memiliki atribut yg dapat berfungsi sebagai key attribute. 

Ada juga agregasi yaitu gambaran sebuah himpunan relasi yang secara langsung menghubungkan sebuah himpunan entitas dengan sebuah himpunan relasi dalam ERD.Transformasi  Model data ke basis data fisik
Pada ERD direpresentasikan/diwujudkan menjadi sebuah basis data secara fisik. Komponen ERD (himpunan entitas dan relasi ) ditransformasikan menjadi tabel yang merupakan komponen utama pembentuk suatu basis data. Atribut yang ada pada himpunan relasi akan dinyatakan dalam bagian dari tabel yang sesuai.

Transformasi dasar
~ Meliputi setiap himpunan entitas akan diimplemetasikan sebagai sebuah tabel.
Dalam gambar ditunjukkan bahwa entitas digunakan sebagai nama tabel, sedangkan atribut dari entitas digunakan sebagai data berupa tabel dari entitas mahasiswa


~ Relasi 1-1 yaitu 2  himpunan entitas saling berhubungan yang dipresentasikan dalam bentuk  penambahan atau juga penyertaan pada atribut-atribut relasi ke tabel yang mewakili dari salah satu dan dari kedua himpunan-himpunan entitas.

~ Relasi 1-N yang sejatinya menghubungkan 2 himpunan entitas akan diwujudkan dalam bentuk pemberian atau pencantuman atribut key dari himpunan entitas yang mempunyai derajat 1 ke tabel yang mewakili himpunan entitas yang berderajat N.

~ Relasi dengan derajat N-N 2  himpunan entitas yang terhubung, diwujudkaan dalam bentuk tabel khusus yaitu memiliki field ( foreign key) yg berasal dari key-key dari himpunan entitas yang dihubungkannya.


Implementasi Himpunan Entitas Lemah dan Sub Entitas
Penggunaan himpunan entitas lemah dan sub entitas dalam ERD diimplementasikan dalam bentuk tabel sama seperti himpunan entitas kuat. caranya dengan mentransformasikan menjadi sebuah tabel dengan menyertakan attribut key dari hasil implementasi himpunan entitas lemah.





SISTEM BASIS DATA 4 : MODEL DATA RELATIONAL

Model Data Relasional adalah model data yang menyajikan database sebagai satu kumpulan “relasi” atau tabel. Elemen-elemen dalam Model data relasional antara lain :

  • Relasi : tabel yang terdiri atas beberapa kolom dan beberapa baris.
  • Atribut : kolom yang terdapat pada suatu relasi.
  • Tuple : Baris pada suatu relasi.
  • Domain : semua kemungkinan nilai yang dapat diberikan ke suatu atribut.
  • Degree : jumlah atribut pada sebuah relasi
  • Cardinality : jumlah tuple pada suatu relasi.



Cara mendifinisikan domain pada model data relational

  1. Memberikan nama domain yang sesuai terhadap nilai yang akan dimiliki oleh domain tersebut.
  2. Menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain
  3. Menentukan format dari domain.
Kunci atribut dari suatu relasi yaitu :
Candidate key : atribut yang digunakan untuk membedakan antara suatu baris dengan baris data yang lain.
Primary key : Candidate key yang digunakan untuk mengidentifikasikan tuple yang unik pada sebuah relasi.
Alternate key : Candidate key yang tidak menjadi Primary key.
Foreign key : Suatu atribut dalam suatu relasi yang nerujuk ke suatu primary key relasi yang lain.


=========Tugas========
Halaman Pertama


1. Candidate key-nya yaitu : account, branch, customer, dan loan.
2. Primary key-nya yaitu : account-number pada account, branch-name pada branch, customer-name pada      customer dan loan-number pada loan.
3. Alternate key-nya yaitu : balance ( account ), branch-city ( branch ), customer-street dan customer-city ( customer ) dan amount ( loan ).
4. Foreign key-nya : tidak ada.

Halaman kedua
jawaban no1

nis
nama_s
tmpt_lhr
tgl_lhr
01
james
semarang
01-04-1995
02
Diki
Demak
23-07-1994
03
Rezna
Jakarta
15-12-1994
04
Siti
Bandung
10-10-1994
05
dodi
banten
09-03-1994







tabel sisswa ( tb_siswa)

nip
nm_guru
alamat
gaji
101
Rudi
Semarang
2jt
102
Sumini
Demak
3jt
103
Rukmini
Jakarta
3jt
104
Sudarmadi
Bandung
3jt
105
Jasminah
Banten
3jt
tabel guru (tb_guru)

id_mpl
mapel
pengajar
so1
Geografi
Dursini
so2
Sejarah
Sukimin
ip1
Fisika
Marsano
ip2
Biologi
Supono
um1
Matematika
Frederik
tabel mata pelajaran (tb_mapel)

Jawaban no2
Jawaban no3
Entity
Atribut
Siswa
Nis, nama_s, tmpt_lhr, tgl_lhr
Guru
Nip, nm_guru, alamat, gaji
mapel
Id_mpl, mapel, pengajar
Atribut kunci

Entity
Atribut
Siswa
Nis
Guru
Nip
mapel
Id_mpl
Primary key

Jawaban no4






Sistem Basis Data Pertemuan ke-3 : ER-Diagram

Entity Relationship ( ER ) Diagram meliputi dua pembahasan yaitu :
1. ER - Model
2. ER - Diagram

Entity Relationship Model adalah metode pemodelan basis data yang digunakan untuk mendeskriosikan dan menggambarkan data-data yang saling berhubungan yang meliputi entity, attribute dan relationship antar entitas.


ER - Diagram adalah diagram yang menggambarkan hubungan anatara entitas ( entity ).

Basis Data Pertemuan Kedua

Data : sekumpulan fakta-fakta yang masih mentah dan belum diolah dan belum mepunyai makna.

Informasi : hasil dari pemrosesan datayang sudah mempunyai makna atau manfaat.

Pengertian Basis Data
Himpunan kelompok data yang saling berhubungan satu sama lain yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah.

Sistem Basis Data

Basis Data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS).

Copyright © 2012 Yeah!Template by : UrangkuraiPowered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.